Thursday, October 4, 2018

Dalil Al-Quran Dan Hadis Tentang Kewajiban menutup Aurat

Islam adalah agama yang sangat memeprhatikan dan mengatur berbagai aspek kehidupan umatnya termasuk cara berpakaian khususnya bagi wanita, karena wanita sangatlah di muliakan dalam islam maka dari itu seperti kita ketahui batasan aurat wanita berbeda dengan laki laki.

ayat dan hadis menutup aurat


Berbicara aurat dewasa ini dan mungkin juga sudah sejak jaman dulu bagi perempuan sepertinya perintah menutup aurat bukan merupakan hal yang sakral dalam artian mutlak harus di lakukan entah ini karena budaya atau karena emansipasi wanita.

Menurut saya aurat wanita itu sudah biasa dan tidak menimbulkan syahwat bagi yang melihatnya karena pada dasarnya aurat adalah sesuatu yang bisa menyebabkan syahwat dan malu untuk diperlihatkan. Contoh aurat wanita rambut, kita lelaki sudah terbiasa melihatnya tidak muncul syahwat mungkin begitu pula bagi wanita mereka sudah terbiasa memperlihatkannya tidak ada lagi rasa malu.

Padahal seperti sudah kita ketahui bersama rambut merupakan aurat karena hanya telapak tangan dan mukalah yang bukan merupakan aurat. intinya membuka aurat rambut itu haram jadi yang sengaja membuka aurat bisa di artikan mengharamkan sesuatu yang halal.

Satu yang seharusnya kita takutkan apa hukumnya? coba perhatikan  penjelasan berikut:

Syeikh Ibn Hajar dalam kitabnya Al-i’lam bi Qawathi’il Islam (hal. 164) berkata: “Sesungguhnya orang yang menolak sebuah ketentuan hukum yang dinyatakan melalui redaksi yang cukup tegas dan jelas dalam Al-Qur’an maupun Sunnah, dan ketentuan tersebut telah pasti maknanya serta dapat dipahami secara zhahir, maka orang tersebut telah kafir, seperti disepakati oleh ulama Islam.”

Masih dalam kitab yang sama (hal.94) Ibn Hajar menuturkan “Di antara penyebab kekafiran seseorang adalah ketika ia menghalalkan sesuatu yang hukumnya haram menurut kesepakatan ulama, seperti meminum minuman keras dan perbuatan liwath (homoseks) jika hal itu diketahui dari agama secara pasti.”

Selanjutnya pada halaman 150 beliau juga menuturkan: “Barang siapa menyepelekan suatu hukum syariat Islam, maka sungguh ia telah kafir.”

KAFIR ??? Naudzubillah sobat....

Jika sobat lupa akan wajibnya menutup aurat coba perhatikan lagi dalil dalil tentang kewajiban menutup aurat berikut ini :


Dalil Al-Quran Tentang Aurat


Ayat pertama QS. an-Nur [24]: 31)

وَقـُل لـِّلۡمُؤۡمِنَٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ أَبۡصَٰرِهِنَّ وَيَحۡـفـَظۡنَ فـُرُوجَهُنَّ وَلـَا يُبۡـدِينَ زِينَتـَهُنَّ إِلـَّا مَا ظـَهَرَ مِنۡهَا ۖ وَلۡـيَضۡرِبۡنَ بـِخُمُرِهـِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهـِنَّ ۖ … (النور : 31)

Katakanlah (wahai Nabi Muhammad) kepada wanita- wanita mukminah, ‘Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan hiasan (pakaian, atau bagian tubuh) mereka kecuali yang (biasa) nampak darinya dan hendaklah mereka menutupkan kerudung mereka ke dada mereka (QS. an-Nur [24]: 31).

Kandungan ayat:
Allah melarang wanita untuk memperlihatkan sedikitpun hiasan yang menampilkan keindahan mereka kepada pria asing yang bukan muhrim, kecuali hiasan yang tidak dapat disembunyikan. yang tidak dapat di sembunyikan disini para ulama berpendapat merupakan pakain itu sendiri, wajah telapak tangan dan cincin. Selain itu Allah memerintahkan menutup kepala sampai menjulur ke dadanya sehingga dada dan lehernya tertutup dalam hal ini mengenakan kerudung atau dalam bahasa Arab khimara.

Ayat kedua (QS. al-Ahzab [33]: 53)

يَٰٓـأَيـُّهَا ٱلنَّبِيُّ قـُل لـِّأَزۡوَٰجِكَ وَبَنـَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡـمُؤۡمِنِينَ يُدْنِينَ عَلـَيۡهـِنَّ مِن جَلَٰبـِيبـِهـِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنـَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فـَلـَا يُؤذيۡنَ ۗ وَكـَانَ اللهُم غـَفـُورًا رَّحِيمًا (الأحزاب : ٥٩
Dan apabila kamu meminta sesuatu kepada mereka (istri- istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir (yang menutupi kalian dan mereka). Cara yang demikian itu lebih suci bagi hati kamu dan hati mereka. (QS. al-Ahzab [33]: 53)

Kandungan:
(Apabila kalian meminta sesuatu kepada mereka) kepada istri-istri Nabi saw. (yakni suatu keperluan, maka mintalah dari belakang tabir) dari belakang hijab. (Cara yang demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka) dari perasaan-perasaan yang mencurigakan. (Dan tidak boleh kalian menyakiti hati Rasulullah) dengan sesuatu perbuatan apa pun (dan tidak pula mengawini istri-istrinya sesudah ia wafat selama-lamanya. Sesungguhnya perbuatan itu di sisi Allah) dosanya (besar).

Ayat ketiga QS. al-Ahzab ayat: 59

يَٰٓـأَيـُّهَا ٱلنَّبِيُّ قـُل لـِّأَزۡوَٰجِكَ وَبَنـَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡـمُؤۡمِنِينَ يُدْنِينَ عَلـَيۡهـِنَّ مِن جَلَٰبـِيبـِهـِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنـَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فـَلـَا يُؤذيۡنَ ۗ وَكـَانَ اللهُ غـَفـُورًا رَّحِيمًا (الأحزاب : ٥٩

Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan wanita-wanita (keluarga) orang-orang mukmin, agar mereka mengulurkan atas diri mereka (ke seluruh tubuh mereka) jilbab mereka. Hal itu menjadikan mereka lebih mudah dikenal (sebagai para wanita muslimah yang terhormat dan merdeka) sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah senantiasa Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Kandungan ayat:
Menurut mufasair ibnu katsir Dalam ayat ini Allah SWT memerintahkan Rasulnya Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam untuk memerintah kaum wanita mukminah untuk mengenakan jilbab,pakaian longgar yang menutupi baju mereka, ke seluruh tubuh mereka, agar mereka tampil berbeda dengan ciri-ciri kaum wanita Jahiliyah.

Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan bahwa Ibn Abbas pernah berkata, Allah memerintahkan kaum wanita mukminah pada saat pergi keluar rumah mereka untuk suatu keperluan, agar menutupi wajah mereka dari atas kepala mereka dengan jilbab dan hanya memperlihatkan sebelah matanya saja.

Muhammad Ibn Sirin pernah bertanya kepada Abidah As-Salamani tentang maksud ayat 59 surah Al-Ahzab di atas, lalu ‘Ubaidah mengangkat semacam selendang yang dipakainya dan memakainya sambil menutup seluruh kepalanya hingga menutupi pula kedua alisnya dan menutupi wajahnya, dengan hanya memperlihatkan mata kirinya saja.

Ibn Abi Hatim dengan sanadnya menyebutkan bahwa, Pada saat ayat di atas turun, kaum wanita Anshar pergi keluar dan seakan-akan burung- burung gagak bertengger di atas kepala mereka, saking tenangnya mereka; dan ketika itu mereka mengenakan pakaian-pakaian berwarna hitam.”

Ayat keempat (QS. an-Nur [24]: 60)


وَٱلۡـقَوَٰعِدُ مِنَ ٱلنـِّسَآءِ ٱلـّتِي لا يَرۡجُونَ نِكـَاحًا فَلَيۡسَ عَلَيۡهـِنَّ جُنـَاحٌ أَن يَضَعۡنَ ثِيَابَهُنَّ غَيۡرَ مُتـَبَرِّجَٰتِۢ بِزِينَةۖ وَأَن يَسۡـتَعۡـفِفۡنَ خَيۡـرٌ لـَّهُنَّۗ وَ اللهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (النور: ٦٠ )

Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid) yang biasanya tidak berhasrat lagi menikah, maka tidaklah ada dosa atas mereka untuk menanggalkan pakaian (luar) mereka (yang biasa pakai di atas pakaian yang lain yang menutupi aurat mereka) dengan (tidak bermaksud) menampakkan perhiasan (angota tubuh yang diperintahkan Allah untuk ditutup) dan memelihara (diri mereka) sungguh-sungguh dengan menjaga kesucian adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. an-Nur [24]: 60)

Ayat kelima (QS. al-Ahzab ayat: 33)

وَقَرۡنَ فِي بُيُوتِكـُنَّ وََلا تَبَرُّجۡنَ تَبَرُّجَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ٱلأوْلَىٰۖ … (الأحزاب : 33

“Dan tetaplah kamu (tinggal) di rumah kamu dan janganlah kamu bertabarruj (berhias dan bertingkah laku) seperti tabarruj Jahiliah pertama….” (QS. al-Ahzab ayat: 33).

Kandungan ayat:
Al-Baghawi mengartikan kata wa qarna dengan tetaplah selalu berada di rumah kalian. Sedangkan tabarruj dipahaminya sebagai berjalan lenggak-lenggok, berpenampilan penuh keangkuhan. Ada juga yang mengartikannya sebagai memperlihatkan hiasan dan keindahan kepada kaum pria.

Dalil hadis Tentang Aurat


Hadis pertama 

«قَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلاَّ هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ»

Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya). (HR Abu Dawud)

Hadis kedua 

Rasulullah bersabda,

"Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lengkok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium semerbak harumnya." (HR. Abu Daud)

Hadis ketiga

“Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lengkok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium semerbak harumnya.” (HR. Abu Daud)

Hadis keempat 

Aisyah (ra) meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda, ” Allah tidak akan menerima Shalatnya seorang wanita haid (baligh) kecuali dengan mengenakan khimar.”Diriwayatkan oleh lima orang pengarang kitab induk hadits, kecuali An-Nasai.

Hadis kelima 

Ibn Abbas berkata, “Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam melaknat kalangan wanita yang meniru-niru gaya kaum pria , begitu pula sebaliknya beliau melaknat kalangan pria yang meniru-niru gaya kaum wanita.” HR. Al-Bukhari dan Abu Daud.

Hadis keenam

Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.”(HR. Muslim)

Hadis ketujuh

Diriwayatkan bahwa Sayyidina Ali RA pernah berkata, “Aku menghadiahkan kepada Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam sebuah pakaian yang mengandung campuran kain sutera. Nabi kemudian mengembalikannya lagi kepadaku maka aku pun memakainya. Lantas aku melihat kemurkaan tampak pada wajah Nabi Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam seraya bersabda, “Sesungguhnya aku tidak mengembalikannya kepadamu bukan untuk kau pakai, melainkan untuk kau potong-potong lalu kau jadikan sebagai kerudung bagi kaum wanita.” Hadits ini disepakati keshahihannya.

Selain itu saya pernah mendengar ungkapan entah itu hadis atau pendapat ulama, mohon koreksi bila saya salah :
من لم يستر عورة فهو ضل مضل

Artinya: Barangsiapa yang tidak menutup aurat maka dia termasuk orang sesat dan menyesatkan

Ternyata menutup aurat itu sangatlah wajib, terutama kalian sobat perempuan jangan sampai kebiasaan mengalahkan kewajiban kita selaku wanita muslimah, dan ingat menutup aurat bukan hanya di landasi Fashion Atau gaya yang justru membuat bahaya.

Bersyukurlah sobat yang sudah menutup auratnya dengan baik dan bagi yang belum mampu semoga Allah segera memberikan hidayah dan membuka hati sobat untuk sepenuhnya menutup aurat.

Demikian uraian tentang Dalil menutup aurat kali ini semoga bermanfaat dan mampu mengetuk hati sobat semua.

Tuesday, October 2, 2018

Surat Al-Ikhlas Arab Latin Arti Beserta Kandungan Isinya

Surat Al-Ikhlas merupakan surat ke 112 dalam Al-Quran dan trgolong kedalam surat Makkiyah yang berarti diturunkan di Mekkah, Surat ini memiliki 4 ayat yang kesemuanya mengandung makna akan keesaan Allah.

Bacaan surat al-ikhlas arab latin arti dan kandungannya



Begitu banyak keutamaan dan manfaat dari surat Al-Ikhlas ini berikut beberapa hadis yang menjelaskannya:

Hadis pertama
Rasulullah SAW bersabda : ”Apakah seorang di antara kalian tidak mampu untuk membaca sepertiga Alqur’an dalam semalam?” Mereka menjawab, “Bagaimana mungkin kami bisa membaca sepertigai Alqur’an?” Lalu Nabi SAW bersabda, “Qul huwallahu ahad itu sebanding dengan sepertiga Alqur’an.” (H.R. Muslim no. 1922)

Berdasarkan hadis diatas di jelaskan bahwa jika kita membaca sura Al-Ikhlas satu kali itu sama dengan membaca sepertiga Al-Quran dalam hal pahala yang di dapat.

Hadis kedua
Dari pada Abu Hurairah; Rasululllah SAW bersabda: “Surah Al Ikhlas adalah penawar segala penyakit (Rohani atau Jasmani).” (HR: Ibnu Majah r.a.)

Kelebihan lain dari surat Al-Ikhlas tersebut sebagaimaan sabda Rasulullah SAW, berbunyi “Siapa membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 11 kali, niscaya Allah SWT akan sediakan baginya satu mahligai indah dalam syurga.”

Hadis ketiga
Rasulullah Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa yang hendak tidur di pembaringannya, lalu ia menghadap sebelah kanan sambil membaca surat Al Ikhlas seratus kali, pada hari kiamat nanti Allah akan berseru kepadanya, 'Wahai hamba-Ku, masuklah ke dalam surga dari sisi kananmu'."

Hadis keempat
"Siapa yang membaca qul huwallahu ahad (surat al-ikhlash) setiap hari sebanyak lima puluh kali, maka pada hari kiamat akan dipanggil dari kuburnya, 'Bangunlah, wahai orang yang senantiasa memuji Allah, masuklah ke dalam surga'."

Hadis kelima
Rasulullah SAW berkata, “Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas pada perkuburan sebanyak 11 kali, kemudian dihadiahkan pahalanya kepada ahli kubur, niscaya diberikan kepada si pembacanya pahala sebanyak bilangan ahli kubur di situ. ”Rasululllah SAW bersabda: “Sesiapa yang membaca surah Al-Ikhlas sebelas kali setiap selesai salat Subuh maka dirinya akan dijaga dari perbuatan dosa selama sehari tersebut.”

Bagaimana ? Begitu hebat bukan surat Al-Ihklas ini dan berikut saya akan berbagi bacaan surat Al-Ikhlas arab latin arti dan isi yang terkandung di dalamnya.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤

Qul huwa allaahu ahad(un), allaahu alshshamad(u), lam yalid walam yuulad(u), walam yakullahu kufuwan ahad(un).

Artinya:
1). Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
2). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
3). Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
4). Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia

Isi kandungan :

Asbabun nuzul dari surat Al-Ikhlas adalah sebagaimana diterangkan dalam riwayat Imam Ahmad bahwa orang-orang musyrik telah mengatakan kepada Nabi Saw “Hai Muhammad, terangkanlah nasab Tuhanmu kepada kami lalu Allah menurunkan wahyu “katakanlah, dialah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadanya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”

Isi poko kandungan surat Al-Ikhlas adalah penegasan tentang kemurnian keesaan Allah SWT dan menolak segala macam kemusyrikan dan menerangkan bahwa tidak ada sesuatu yang menyamai-Nya. Surat Al Ikhlash ini menegaskan kemurnian keesaan Allah SWT.

Demikian pembahasan mengenai surat Al-Ikhlas semoga memberikan ilmu baru bagi sobat semua.

Monday, October 1, 2018

Doa Berangkat Kerja Arab Latin Dan Artinya

Doa berangkat kerja adalah doa yang sebaiknya selalu di baca sebelum sobat berangkat kerja.

Sudah menjadi kewajiban seorang suami untuk bekerja mencari nafkah untuk menghidupi anak istrinya bagi yang sudah berkeluarga, Sedangkan bagi yang belum, niatilah bekerja untuk membahagiakan orang tua atau bisa juga untuk bekal nanti setelah berkeluarga.

Bacaan doa berangkat kerja arab latin dan artinya

Pada dasarnya kita bekerja untuk menopang ibadah kita kepada Allah, jangan sampai bekerja menggangu ibadah kita terhadap Allah SWT.

Maka dari itu apabila sobat bekerja dan sobat merasa kerjaan sobat mengganggu ibadah atau bahkan tidak memungkinkan untuk beribadah lebih baik berhenti saja, toh itu tadi sebenarnya uang yang kita hasilkan dari bekerja tujuannya agar kita kuat ibadah kepada Allah SWT.

Berdoalah sebelum bekerja, supaya nanti selama di perjalanan sobat senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, selain itu supaya rezeki yang kita dapatkan senantiasa halal menurut Allah SWT.

Berikut doa yang bisa sobat baca ketika akan berangkat bekerja (dibaca 3 kali):

اَللّهُمَّ ارْزُقْنِيْرِزْقًا حَلاَلاً طَيِّباً, وَاسْتَعْمِلْنِيْ طَيِّباً. اَللّهُمَّ اجْعَلْ اَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيَّ عِنْدَ كِبَرِ سِنِّيْ وَانْقِطَاعِ عُمْرِيْ. اَللّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ, وَاَغِْننِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ. اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ رِزْقًا وَاسِعًا نَافِعًا. اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ نَعِيْمًا مُقِيْمًا, اَلَّذِيْ لاَ يَحُوْلُ وَلاَ يَزُوْل

Alloohummarzuqnii rizqon halaalan thoyyibaa, wasta’milniithayyibaa. Alloohummaj’al ausa’a rizqika ‘alayya ‘inda kibari sinnii wanqithoo’i ‘umrii. Alloohummakfinii bihalaalika ‘an haraamika. wa aghninii bifadhlika ‘amman siwaaka. Alloohumma in nii as-aluka rizqon waasi’an naafi’an. Alloohumma innii as-alukan na’iimaan muqiiman, alladzii laa yahuulu wa laa yazuulu.
Artinya :Ya Allah, berilah padaku rezki yang halal dan baik, serta pakaikanlah padaku segala perbuatan yang baik. Ya Tuhanku, jadikanlah oleh-Mu rezekiku itu paling luas ketika tuaku dan ketika lemahku. Ya Allah, cukupkanlah bagiku segala rezki-Mu yang halal daripada yang haram dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari yang lainnya. YaAllah, aku mohonkan pada-Mu rezki yang luas dan berguna. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu ni’mat yang kekal yang tidak putus-putus dan tidak akan hilang.

Atau bisa juga membaca:

أَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

Allahumma innii as’aluka min fadhlika wa athaa’ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du’aa’i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadzzibu ahdaka. Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi’ annal islaam ba’da iz a’thaitanaa.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaanmu dan pemberianmu, rizki yang baik lagi berkah. Ya Allah sesungguhnya engkau memerintahkan untuk berdoa dan memutuskan atasku pengabulan doa, dan engkau Zat Yang tidak melanggar janji dan tidak mendustainya. Ya Allah, tidak ada kebaikan yang engkau sukai, kecuali Engkau jadikanlah kami mencintai kebaikan tersebut dan mudahkanlah kami mendapatkannya. Dan tidak ada sesuatu yang Engkau benci kecuali Engkau jadikan kami benci terhadap sesuatu tersebut dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau cabut dari kami keislaman kami setelah Engkau berikan.

Demikianlah urain doa berangkat kerja arab latin dan artinya semoga kita senanantiasa mendapatkan rezeki yang halalan toyyiban.

Tuesday, September 25, 2018

Dalil Tentang Bersyukur Atas Nikmat Yang Telah Allah Berikan

Sudah menjadi kewajiban bagi seorang muslim mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan karena dengan begitu nikmat yang kita terima akan tetap babkan terus bertambah dan tidak akan berkurang bahkan berkurang sebagaimana suatu ungkapan ulama :

النعم إذا شُكرت قرت، وإذا كُفرت فرت

Artinya:
Nikmat itu apabila disyukuri akan tetap dan apabila dikufuri akan kabur(hilang).

Ayat dan hadis tentang bersyukur

Maka dari itu bergegaslah sobat untuk mengucap syukur, caranya mudah cukup ucapkan Alhamdulillah atau bisa juga baca postingan saya sebelumnya doa bersyukur.

Terdapat begitu banyak dalil tentang bersyukur entah itu ayat Al-Quran ataupun hadis jika sobat sedang mencarinya berikut saya akan berbagi dalil dalil tentang bersyukur:

Dalil ayat Al-Quran

Surat An Nahl ayat 78

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur

Surat Al A'raf ayat 10

وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ ۗ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُون

Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.

Surat Al Furqan ayat 62

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا

Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.

Surat Al Baqarah ayat 172

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.

Surat Al-Baqarah ayat 152

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.

Surat Ibrahim Ayat 7

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

Surat Al Waqiah ayat 70

لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ

Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

Surat Al Baqarah ayat 56

ثُمَّ بَعَثْنَاكُمْ مِنْ بَعْدِ مَوْتِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.

Surat Luqman ayat 12

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji"

Hadis tentang bersyukur

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اُنْظُرُوْا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلاَ تَنْظُرُوْا إِلَى مَنْ فَوْقَكُمْ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوْا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُم

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dia berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Lihatlah kepada orang-orang yang lebih rendah daripada kalian, dan janganlah kalian melihat kepada orang-orang yang berada di atas kalian, karena yang demikian itu lebih patut bagi kalian, supaya kalian tidak meremehkan nikmat Allâh yang telah dianugerahkan kepada kalian.”

وَمَنْ لاَيَشْكُرِ النَّاسَ لاَيَشْكُرِ اللهَ

Barang siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah”. (H.R Ahmad dan Baihaqi)

عن ابى عبد الله عليه السلام قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : الطاعم الشكر له من الأجر كأجر الصائم المحتسب. والمعافى الشكر له من الأجر كأجر المبتلى الصبر. والمعطى الشّكر له من الأجر كأجر المحروم القانعز

“Dari Abu Abdillah a.s, beliau berkata, “bahwa Rasulullah saw. bersabda, “orang yang menyantap makanan dengan rasa syukur, maka dia diberi pahala, seperti orang yang berpuasa menjaga dirinya. Orang yang sehat yang mensyukuri kesehatannya, maka dia diberi pahala, orang yang menanggung penderitaan (jasmani)-nya dengan sabar. Dan orang yang memberikan dengan rasa syukur, maka dia mendapat pahala yang sama dengan orang yang menanggung kerugian dari menjaga diri”. (H.R Abu Hurairah dan al-Qudha’i)

عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ :قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ عَلَيْكُمْ

Bersumber dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallah Alaihi wa Sallam bersabda, “Perhatikanlah orang yang statusnya berada di bawah kalian, dan janganlah kalian memperhatikan orang statusnya berada di atas kalian. Dengan begitu maka kalian tidak akan menganggap kecil nikmat Allah yang kalian terima.”

الطَّاعِمُ الشَّاكِرُ بِمَنْزِلَةِ الصَّائِمُ الصَّابِرِ

Orang makan yang bersyukur adalah sederajat dengan orang bershaum yang sabar. (HR. Bukhari, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

Dari An Nu’man bin Basyir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ

“Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 667).

Sebenarnya masih banyak ayat Alquran tentang bersykur begitu pula hadisnya namun biasanya dalil dalil di ataslah yang sering digunakan karena mungkin memiliki kandungam makna paling dekat dengan perintah bersyukur.

InsyaAllah dilain kesempatan akan saya bagikan khusus dalam postingan berbeda masing masing masing ayat Al-Quran dan hadisnya, sekian semoga bermanfaat.

Saturday, September 22, 2018

Doa Ayat Kursi Arab Latin Dan artinya

Bacaan ayat Kursi merupakan bacaan yang masih terdapat dalam Al-Quran yaitu surat Al-Baqarah ayat 255, makna dari kursi itu sendiri berarti singasana.

Mengenai ayat kursi terdapat sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ubay bin ka'ab. Hadis ini menunjukan bhwa ayat kursi merupakan ayat paling agung dalam Al Qur'an. Isinya tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya.

Bacaan doa ayat kursi arab latin dan artinya

Berikut makna hadisnya:
Imam Ahmad meriwayatkan dari Ubay bin ka'ab, bahwa Nabi pernah bertanya kepadanya: "Apakah ayat yang paling agung di dalam kitab Allah?"
"Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui," sahut Ubay bin Ka'ab.

Maka Nabi mengulang-ulang pertanyaan tersebut,
kemudian Ubay bin Ka'ab pun menjawab: "Ayat Kursi."
Lalu dia mengatakan: "Engkau akan dilelahkan oleh ilmu, hai Abu Mundzir. 

Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai satu lidah dan dua bibir yang senantiasa menyucikan al-Malik (Allah) di sisi tiang 'Arsy."

Karena keagungannya tak heran ayat kursi ini memiliki begitu banyak fadilah atau keutamaan diantaranya:

Terjaga dari syetan
Seorang yang hendak tidur, maka ia akan terbebas dari gangguan setan jika membaca ayat kursi terlebih dahulu. Keterangan ini didapat dari hadist Abu Hurairah yang berbicara dengan seorang pencuri jelmaan setan. Ia pun kemudian mendatangi Rasulullah untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Abu Hurairah berkata, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya sehingga aku pun lepas dirinya. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kemudian bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum’. Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatiku hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih bersemangat dalam melakukan kebaikan.”

Rasulullah kemudian bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu hingga tiga hari itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak” Jawabnya. Nabi kemudian berkata, “Dia adalah setan”. (HR Bukhari)

Menjadi sebab masuknya ke surga
Ayat kursi juga menjadi salah satu amalan yang dapat menjadikan kita masuk ke dalam surga Allah.
Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang membaca ayat kursi setelah selesai shalat, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian.” (HR An Nasai).

Mencerdaskan akal dan pikiran
Syeikh Abu Abbas menerangkan, siapa yang membacan Ayat Kursi sebanyak 50 kali lalu ditiupkannya pada air hujan kemudian diminumnya, insya-Alloh, Alloh akan mencerdaskan akal fikirannya serta memudahkannya menerima ilmu pengetahuan.

Terjaga dari kejahatan
Nabi Muhammad bersabda : Umatku yang membaca Ayat Kursi 12 kali pada pagi Jum’at, kemudian berwudhu dan sholat sunnah dua roka’at, Alloh memeliharanya daripada kejahatan syaitan dan kejahatan pembesar.

Kunci rezeki dan jodoh
Terdapat sebuah hadis yang menjelaskan hal ini berikut terjemahan hadisnya:
Rasulullah pernah bertanya kepada salah seorang lelaki dari kalangan sahabatnya, “Hai Fulan, apakah kamu sudah menikah?” Laki-laki itu menjawab, “Belum, karena aku tidak mempunyai biaya untuk menikah.” 

Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya, “Bukankah kamu telah hafal qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlas)?” Lelaki itu menjawab, “Memang benar.” Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “seperempat Al Quran.”
“Bukankah kamu telah hafal qulya ayyuhal kaafirun (surat Al Kafirun)?” Laki-laki itu menjawab, “Benar.” 

Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “seperempat Al Quran.”
“Bukankah kamu telah hafal idzaa zulzilati (surat al zalzalah)?” Laki-laki itu menjawab, “Benar.” Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “seperempat Al Quran.”

“Bukankah kamu telah hafal idzaa jaa’a nashrullah (surat an nashr)?” Laki-laki itu menjawab, “Benar.” Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “seperempat Al Quran.”

“Bukankah kamu telah ayat kursi (Allahu laa ilaha illa huwa)?” Laki-laki itu menjawab, “Benar.” Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “seperempat Al Quran.” (HR. Ahmad, dikutip Ibnu Katsir saat menjelaskan tafsir ayat kursi).

Dan berikut saya akan berbagi doa yasin arab latin dan artinya:

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

"Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim"
"Artinya:
Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur KepunyaanNya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS : Al-Baqarah : 255)"

Bagaimana sobat ternyata begitu banyak keutamaan yang bisa kita dapat ketika kita dawam mengamalkan ayat kursi bukan hanya mengusir syetan saja seperti yang sudah biasa kita ketahui, maka dari itu bacalah ayat kursi ini secara dawam.

Sekian artikel tentang Doa ayat kursi arab latin dan artinya ini semoga bermanfaat bagi sobat semua.

Tuesday, September 18, 2018

Sholawat Nariyah Arab Latin Dan Artinya

Sholawat nariyah adalah bacaan yang hendaknya selalu di baca umat Muslim untuk memuji dan mendoakan Nabinya yaitu Nabi Muhammad SAW dengan membaca sholawat lah umat muslim menunjukan rasa cinta terhadap nabinya.

Bacaan sholawat nariyah arab latin dan artinya

Lalu apakah sholawat nariyah ini memiliki sejarah? Siapakah yang menukil atau menciptakan sholawat yang begitu terkenal ini?

Terdapat beberapa versi pendapat mengeni siapa yang menukil sholawat nariyah ini, berikut penjelasannya:

Pendapat pertama Sholawat Nariyah dikarang oleh Syech Nariyah.  Diceritakan beliau merupakan salah seorang sahabat nabi yang mendapatkan kemuliaan karena telah mengarang dan selalu mengmalkan sholawat.

Semasa hidupnya Syekh Nariyah terbiasa mendoakan nabi lewat sholawat karena pada hakekatnya sholawat merupakan doa untuk nabi Muhammad SAW, kecintaannya terhadap Rasulallah beliau tuangkan kedalam satu teks doa untuk nabi yang kemudian lazim disebut sholawat Nariyah.

Pada suatu malam, shalawat yang ia karang tersebut ia baca sebanyak 4444X. Dengan wasilah shalawat yang di karangnya, keesokan harinya, di dalam suatu majelis yang di dalamnya terdapat Nabi Muhammad, beliau mendapatkan karomah

Di dalam majelis itu Syekh Nariyah mendekati Nabi Muhammad dan meminta agar dimasukkan ke dalam surga pertama kali. Nabi Muhammad pun mengiyakannya. Setelah itu, sahabat lain kemudian juga meminta permintaan yang sama, namun di tolak oleh nabi karena Syekh Nariyah telah lebih dahulu meminta.

Pendapat kedua merupakan pendapat  yang paling kuat, hal ini berdasar pada sanad ijazah sholawat secara muttashil atau tersambung. Menurut Syech Ali Jumah, seorang mufti besar Mesir. Dia mendapatkan ijazah sholawat nariyah secara sempurna dari gurunya yang bernama Syaikh Abdullah al-Ghummar. Menurut Kyai Ma’ruf Khozin pengasuh Aswaja Center Jawa Timur, Syech Abdullah Al-Ghumar merupakan ahli hadits, seorang faqih dan merupakan ulama besar.

Beliau Syaikh Abdullah Al-Ghummar, mendapatkan ijazah dari guru-gurunya hingga tersambung kepada sang muallif atau pengarang sholawat nariyah yaitu Imam Abu Ishaq Ibrahim Ibn Muhammad al-Taziy.

Syaikh Abu Ishaq Ibrahim al-Taziy merupakan seorang ahli hadits, faqih dan ilmu tasawuf. Beliau merupakan ulama besar Maroko yang wafat pada tanggal 9 Sya’ban tahun 866 H. Beliau merupakan imam besar yang berjasa dalam mengembangkan ajaran Islam di Wahran, Maroco.

Pendapat yang kedua ini pun dikuatkan dari pendapat Habibana Munzir Al Musawa. Beliau mengatakan bahwa Sholawat nariyah dikarang oleh Syaikh Abu Ishaq Ibrahim al-Taziy.

Itulah 2 pendapat mengenai siapa muallif sholawat nariyah, meskipun terdapat perbedaan kita selaku muslim jangan di buat pusing apalagi sampai terpecah belah yang harus kita lakukan adalah bersyukur telah tercipta sholawat yang fenomenal yang semua orang muslim pasti hafal.

Seperti sudah saya tulis kebanyakan muslim pasti sudah hafal dengan sholawat nariyah ini, karena biasanya sholawat ini seringkli di baca dalam doa tahlil hanya saja tidak tahu namanya biasanya dikalangan masyarakat lebih populer nama sholawat Tanhallu.

Namun bagi sobat yang belum hafal atau ingin mengetahui makna dari sholat nariyah ini berikut saya akan bagikan sholawat nariyah dalam tulisan arab, latin dan juga terjemahannya.

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﺻَﻼَﺓً ﻛَﺎﻣِﻠَﺔً ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺳَﻼَﻣًﺎ ﺗَﺎﻣًّﺎ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺗُﻨْﺤَﻞُ ﺑِﻪَ ﺍﻟْﻌُﻘَﺪُ ﻭَﺗَﻨْﻔَﺮِﺝُ ﺑِﻪِ ﺍﻟْﻜُﺮَﺏُ ﻭَﺗُﻘْﻀَﻰ ﺑِﻪِ ﺍﻟْﺤَﻮَﺍﺋِﺞُ ﻭَﺗُﻨَﺎﻝُ ﺑِﻪِ ﺍﻟﺮَّﻏَﺎﺋِﺐُ ﻭَﺣُﺴْﻦُ ﺍﻟْﺨَﻮَﺍﺗِﻴْﻢِ ﻭَﻳُﺴْﺘَﺴْﻘَﻰ ﺍﻟْﻐَﻤَﺎﻡُ ﺑِﻮَﺟْﻬِﻪِ ﺍﻟْﻜَﺮِﻳْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻋَﺪَﺩَ ﻛُﻞِّ ﻣَﻌْﻠُﻮْﻡٍ ﻟَﻚَ

"Allahumma sholli sholaatan kaamilatan Wa sallim salaaman taaman ‘ala sayyidinaa Muhammadin Alladzi tanhallu bihil ‘uqadu, wa tanfariju bihil kurabu, wa tuqdhaa bihil hawaa’iju Wa tunaalu bihir raghaa’ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghomaamu bi wajhihil kariimi, wa ‘alaa aalihi, wa shahbihi ‘adada kulli ma’luumin laka"
Artinya:
“Ya Allah, berikanlah shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada Baginda kami Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya pula ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, dan kepada keluarganya, para shahabatnya, dengan seluruh ilmu yang engkau miliki.”

Coba sobat pahami makna dari terjemahan di atas begitu indah bukan? Bagaimana kita mendoakan nabi kita. Maka dari itu sering seringlah membaca sholawat insyaAllah sobat akan mendapat keutamaan dari sholawat ini diantaranya

1. Telah disampaikan oleh Imam Dainuri:

“Barang siapa yang mau membaca sholawat ini sehabis sholat fardhu sebanyak 11 kali sebagai wiridan, maka ia akan mendapatkan kedudukan dan rezeki terbaik”

2. Ketika dibaca setiap hari sebanyak 11 kali, maka rizki akan turun dari langit dan tumbuh dari bumi. (Syaikh Muhammad at-Tanusi)

3. Ketika dibaca setiap selesai shalat sebanyak 11 kali, maka rizkinya tidak akan terputus dan akan memperoleh derajat yang tinggi. (Imam Ad-Dainuri)

4. Ketika dibaca setelah sholat subuh sebanyak 41 kali, maka apa yang diinginkannya akan terwujud.

5. Ketika dibaca sehari sebanyak 313 kali dengan niat membuka tabir rahasia, maka ia akan melihat segala hal yang menjadi angan angannya.

Selain itu terdapat pula bilangan khusus dalam membaca sholawat nariyah ini hal ini disampaikan oleh Al-Qurthubi, sebagaimana yang juga ditegaskan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani, yaitu sebanyak 4.444 kali.

Demikian uraian tentang sholawat nariyah arab latin dan artinya yang bisa saya sampaikan, semoga kita senantiasa termasuk kedalam golongan muslim yang selalu mencintai nabi kita sehingga kita bisa mendafatkan SYAFAATULUDMA dari Nabi Muhammad SAW kelak di akhirat, amiiin.

Monday, July 2, 2018

Doa supaya cepat lunas hutang arab latin dan artinya

Doa lunas hutang adalah doa yang hendaknya sobat baca ketika sobat terlilit hutang dan menginginkan semua hutang itu cepat terlunasi.

Doa mengalami kesulitan melunasi hutang

Tidak bisa di pungkiri berbagai kebutuhan hidup di zaman sekarang sangatlah banyak begitupun harganya mahal mahal, maka dari itu seringkali kita memiliki hutang entah itu kecil atau besar.

Sebenarnya tidak ada larangan untuk berhutang yang penting akadnya harus sesuai ilmu fiqih dan harus di bayar tentunya, yang di larang itu berhutangnya semangat bayarnya malas.

Jika sobat sekarang sedang mengalami kesulitan membayar hutang, jangan berkecil hati karena orang lain pun sama pasti memiliki hutang bukan hanya orang kurang mampu orang kaya pun belum tentu tidak punya hutang.

Yang harus sobat lakukan adalah berusaha untuk membayarnya, dan berdoa kepada Allah agar hutang sobat cepat terlunasi dan berikut beberapa doa yang bisa sobat baca :

ﻗُﻞِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻣَﺎﻟِﻚَ ﺍﻟْﻤُﻠْﻚِ ﺗُﺆْﺗِﻲ ﺍﻟْﻤُﻠْﻚَ ﻣَﻦ ﺗَﺸَﺎﺀ ﻭَﺗَﻨﺰِﻉُ ﺍﻟْﻤُﻠْﻚَ ﻣِﻤَّﻦ ﺗَﺸَﺎﺀ ﻭَﺗُﻌِﺰُّ ﻣَﻦ ﺗَﺸَﺎﺀ ﻭَﺗُﺬِﻝُّ ﻣَﻦ ﺗَﺸَﺎﺀ ﺑِﻴَﺪِﻙَ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮُ ﺇِﻧَّﻚَ ﻋَﻠَﻰَ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳﺮٌ - ٢٦

QULI ALLAAHUMMA MAALIKA ALMULKI TU’TII AL MULKA MAN TASYAAU WATANZI’U ALMULKA MIMMAN TASYAAU WATU’IZZU MAN TASYAAU WATUDZILLU MAN TASYAAU BIYADIKA ALKHAYRU INNAKA ‘ALAA KULLI SYAY-IN QADIIRUN
Artinya :
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".

ﺗُﻮﻟِﺞُ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻨَّﻬَﺎﺭِ ﻭَﺗُﻮﻟِﺞُ ﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭَ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻭَﺗُﺨْﺮِﺝُ ﺍﻟْﺤَﻲَّ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤَﻴِّﺖِ ﻭَﺗُﺨْﺮِﺝُ ﺍﻟَﻤَﻴَّﺖَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺤَﻲِّ ﻭَﺗَﺮْﺯُﻕُ ﻣَﻦ ﺗَﺸَﺎﺀ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﺣِﺴَﺎﺏٍ - ٢٧

TUULIJU ALLAYLA FII ALNNAHAARI WATUULIJU ALNNAHAARA FII ALLAYLI WATUKHRIJU ALHAYYA MINA ALMAYYITI WATUKHRIJU ALMAYYITA MINA ALHAYYI WATARZUQU MAN TASYAAU BIGHAYRI HISAABIN
Artinya :
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).

Terdapat juga doa yang diceritakan dari Zuhair bin Harb, telah diceritakan dari Jarir, dari Suhail, ia berkata, “Abu Shalih telah memerintahkan kepada kami bila salah seorang di antara kami hendak tidur, hendaklah berbaring di sisi kanan kemudian mengucapkan:

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَاْلإِنْجِيْلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ

Allahumma robbas-samaawaatis sab’i wa robbal ‘arsyil ‘azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon. A’udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba’daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi ‘annad-dainaa wa aghninaa minal faqri.
Artinya:
“Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur’an). Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah). Ya Allah, Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak ada sesuatu. Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atasMu. Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu. Lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran.” (HR. Muslim no. 2713)

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa yang di maksud utang dalam hadits tersebut adalah kewajiban pada Allah Ta’ala dan kewajiban terhadap hamba seluruhnya, intinya mencakup segala macam kewajiban.” (Syarh Shahih Muslim, 17: 33).

Demikian ulasan doa lunas hutang yang bisa saya bagikan, Jangan pantang menyerah segala masalah pasti ada solusinya teruslah berusaha dan berdoa kepada Allah SWT agar hutang sobat cepat lunas. Sekian semoga bermanfaat. 

Monday, June 25, 2018

Doa Dzikir setelah sholat Fardhu Arab Latin Dan Artinya

Berdoa atau berdzikir setelah sholat merupakan suatu kaharusan bagi umat muslim, karena setelah melaksanakan sholat  seorang hamba sangat dekat dengan Tuhannya.

Selain sholat itu sendiri merupakan bentuk lain dari doa membaca wirid atau dzikir setelah sholat sangatlah di anjurkan meskipun sebenarnya lebih di anjurkan berdoa sebelum selesai sholat yaitu sebelum salam karena ketika sholat seorang hamba sedang bermunajat kepada Allah.

dzikir atau wirid setelah sholat fardhu singkat


Adapun dzikir dan doa setelah selesai sholat bertujuan untuk menambal (menutup) kekurangan ketika sholat. Untuk penjelasan lebih lengkapnya silahkan anda buka https://rumaysho.com/1044-mengupas-hukum-berdoa-sesudah-shalat.html

Yang terpenting setelah sholat kita harus membaca wirid dan berdoa sebagaimana Nabi Muhammad pun melaksanakannya namun dengan ketentuan ketentuan yang di jelaskan di blog rumaysho di atas.

Dzikir dan wirid setelah sholat saya yakin bacaannya sudah sering sobat dengar bahkan mungkin sobat sudah hafal namun saya pun yakin sobat hafal jika ada yang memimpin yaitu imam dan di baca bersama setelah sholat berjamaah, ketika sendiri bagaimana? Jawab sendiri ya...hehe

Ketika sesudah selesai sholat di lanjutkan membaca dzikir setelah selesai dzikir barulah ditutup doa dan berikut susunannya :

Dzikir setelah sholat

1. Membaca istigfar 3 kali

ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﻠﻪَ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢَ ﺍَﻟَّﺬِﻱ ﻵ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَ ﺍْﻟﺤَﻲُّ ﺍْﻟﻘَﻴُّﻮْﻡُ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ

ASTAGHFIRULLOHAL_'ADZHIIM(A) AL-LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL KHAYYUL QOYYUUMU WA ATUUBU ILAIH.

2. Lalu membaca :

ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪُ، ﻟَﻪُ ﺍْﻟﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍْﻟﺤَﻤْﺪُ ﻳُﺤْﻴِﻲ ﻭَﻳُﻤِﻴْﺖُ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳْﺮٌ

LA_ ILAHA ILLALLOHU WA'HDAHULA_ SYARIIKALAH(U), LAHULMULKU WALAHUL'HAMDU YU'HYII WAYUMIITU WAHUWA 'ALA_KULLI SYAI'IN QODIIR. 3 kali

3. Kemudian membaca :

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻭَﻣِﻨْﻚَ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻭَﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻳَﻌُﻮْﺩُ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ، ﻓَﺤَﻴِّﻨَﺎ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺑِﺎﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻭَﺃَﺩْﺧِﻠْﻨَﺎ ﺍْﻟﺠَﻨَّﺔَ ﺩَﺍﺭَ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡِ ﺗَﺒَﺎﺭَﻛْﺖَ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻴْﺖَ ﻳَﺎ ﺫَﺍﺍﻟْﺠَﻼَﻝِ ﻭَﺍْﻹِﻛْﺮَﺍﻡِ

ALLOHUMMA ANTASSALA_M WA MINKASSALA_MU WA ILAIKA YA'UWDUSSALA_M, FAKHAYYINA_ ROBBANA_ BI_SSALA_MU WA ADKHILNALJANNATA DA_ROSSALA_MI TABA_ROKTA ROBBANA_ WA TA'A_LAITA YA_DZA_LJALA_LI WAL IKRO_M.

4. Kemudian membaca:

أللهم اجرنى من النار

Allohumma ajirnii minanmar (3 kali)

5. Kemudian membaca:

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻻَ ﻣَﺎﻧِﻊَ ﻟِﻤَﺎ ﺃَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﻻَ ﻣُﻌْﻄِﻲَ ﻟِﻤَﺎ ﻣَﻨَﻌْﺖَ، ﻭَﻻَ ﻳَﻨْﻔَﻊُ ﺫَﺍ ﺍﻟْﺠَﺪِّ ﻣِﻨْﻚَ ﺍﻟْﺠَﺪُّ

Allaahumma laa maani’a limaa a’thaita walaa mu’thiya limaa mana ‘ta walaa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu

6. kemudian membaca:

ﻻَ ﺇِﻟَـﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪُ، ﻟَﻪُ ﺍﻟْﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳْﺮُ . ﻻَ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻻَّ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ، ﻻَ ﺇِﻟَـﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ، ﻭَﻻَ ﻧَﻌْﺒُﺪُ ﺇِﻻَّ ﺇِﻳَّﺎﻩُ، ﻟَﻪُ ﺍﻟﻨِّﻌْﻤَﺔُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍﻟْﻔَﻀْﻞُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍﻟﺜَّﻨَﺎﺀُ ﺍﻟْﺤَﺴَﻦُ، ﻻَ ﺇِﻟَـﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣُﺨْﻠِﺼِﻴْﻦَ ﻟَﻪُ ﺍﻟﺪِّﻳْﻦَ ﻭَﻟَﻮْ ﻛَﺮِﻩَ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﺮُﻭْﻥَ

"Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.Laa haula wa laa quwwata illaa billaahi.Laa ilaaha illalloohu, wa laa na’budu illaa iyyaahu, lahun ni’matu wa lahul fadhlu wa lahuts tsanaa ul hasan.Laa ilaaha illaalloohu mukhlishiina lahud diina
wa lau karihal kaafiruuna”

7. Membaca Ayat Kursi

ﺍَﻟﻠﻪُ ﻵﺍِﻟﻪَ ﺍِﻻَّ ﻫُﻮَﺍْﻟﺤَﻲُّ ﺍْﻟﻘَﻴُّﻮْﻡُ ﻻَﺗَﺄْﺧُﺬُﻩ ﺳِﻨَﺔٌ ﻭَﻻَﻧَﻮْﻡٌ ﻟَﻪُ ﻣَﺎﻓِﻰ ﺍﻟﺴَّﻤﻮَﺍﺕِ ﻭَﻣَﺎﻓِﻰ ﺍْﻻَﺭْﺽِ ﻣَﻦْ ﺫَﺍﻟَّﺬِﻱْ ﻳَﺸْﻔَﻊُ ﻋِﻨْﺪَﻩ ﺍِﻻَّﺑِﺎِﺫْﻧِﻪ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻣَﺎﺑَﻴْﻦَ ﺍَﻳْﺪِﻳْﻬِﻢْ ﻭَﻣَﺎﺧَﻠْﻔَﻬُﻢْ ﻭَﻻَﻳُﺤِﻴْﻄُﻮْﻥَ ﺑِﺸَﻴْﺊٍ ﻣِﻦْ ﻋِﻠْﻤِﻪ ﺍِﻻَّﺑِﻤَﺎﺷَﺂﺀَ ﻭَﺳِﻊَ ﻛُﺮْﺳِﻴُّﻪُ ﺍﻟﺴَّﻤﻮَﺍﺕِ ﻭَﺍْﻻَﺭْﺽَ ﻭَﻻَﻳَﺆﺩُﻩُ ﺣِﻔْﻈُﻬُﻤَﺎ ﻭَﻫُﻮَﺍﻟْﻌَﻠِﻲُّ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢُ

ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUMU. LAA TA'KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI. MAN DZAL LADZII YASFA'U 'INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA'LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI-IN MIN 'ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A. WASI'A KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA. WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL 'ALIYYUL AZHIIM.


8. Membaca surat Al-fatihah

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ. ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍْﻟﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ . ﻣَﺎﻟِﻚِ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟﺪِّﻳْﻦِ . ﺇِﻳَّﺎﻙَ ﻧَﻌْﺒُﺪُ ﻭَﺇِﻳَّﺎﻙَ ﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻦُ . ﺍﻫْﺪِﻧَﺎ ﺍﻟﺼِّﺮَﺍﻁَ ﺍْﻟﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢَ . ﺻِﺮَﺍﻁَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻏَﻴْﺮِ ﺍْﻟﻤَﻐْﻀُﻮْﺏِ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻻَ ﺍﻟﻀَﺂﻟِّﻴْﻦَ . ﺁﻣِﻴْﻦَ

Bismilla hirrahma nirrahim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Arrahma nirrahim. Maliki yaumiddin.Iyyaka na'kbudu waiyyaka nasta'in. Ihdinassiratal mustaqim. Siratal lazina an'amta'alaihim ghairil maghdubi 'alaihim waladdhalin.
Amin

9. Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas


10. Kemudia membaca:
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠﻪ
SUB'HANALLOH (Dibaca 33x)
ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ
AL'HAMDULILLAH (Dibaca 33x)
ﺍﻟﻠﻪُ ﺃَﻛْﺒَﺮُ
ALLOHU AKBAR (Dibaca 33x)

11. Lanjut membaca:

ﺍﻟﻠﻪُ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﻛَﺒِﻴْﺮًﺍ ﻭَﺍْﻟﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ ﻛَﺜِﻴْﺮًﺍ ﻭَﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺑُﻜْﺮَﺓً ﻭَﺃَﺻِﻴْﻼً، ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪُ، ﻟَﻪُ ﺍْﻟﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍْﻟﺤَﻤْﺪُ ﻳُﺤْﻴِﻲ ﻭَﻳُﻤِﻴْﺖُ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳْﺮٌ . ﻭَﻻَ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻻَّ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﺍْﻟﻌَﻠِﻲِّ ﺍْﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ

ALLOHU AKBAR KABIiRON WAL'HAMDULILLAHI KATSIiRON WASUB'HA_NALLOHI BUKROTAN WA ASHIiLAN, LA_ILAHA ILLALLOHU WA'HDAHULA_SYARIiKALAH LAHULMULKU WALAHUL'HAMDU YU'HYIi WAYUMIiTU WAHUWA 'ALA_KULLI SYAi INQODIiR. WALA_'HAWLA WALA_QUWWATA ILLA_BI_LLAHIL 'ALIYYIL'ADZHIiM.

12. Kemudian membaca kalimat tahlil:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ
LAAILAAHA ILLALLAH (33 kali).

Itulah susunan wirid atau dzikir setelah sholat, untuk sholat dzuhur dan isya biasanya singkat saja tidak perlu di baca semuanya cukup di baca dari no.1 sampai no.5 lalu loncat ke no.9 sampai no.10.

Setelah sobat selesai membacanya di lanjut membaca doa doa di bawah ini atau bisa juga membaca doa sesuai kebutuhan sobat.

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ . ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . ﺣَﻤْﺪًﺍ ﻳُﻮَﺍﻓِﻰْ ﻧِﻌَﻤَﻪُ ﻭَﻳُﻜَﺎﻓِﺊُ ﻣَﺰِﻳْﺪَﻩُ . ﻳَﺎﺭَﺑَّﻨَﺎﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻭَﻟَﻚَ ﺍﻟﺸُّﻜْﺮُ ﻛَﻤَﺎ ﻳَﻨْﺒَﻐِﻰْ ﻟِﺠَﻼَﻝِ ﻭَﺟْﻬِﻚَ ﻭَﻋَﻈِﻴْﻢِ ﺳُﻠْﻄَﺎﻧِﻚَ

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALAMIIN. HAMDAY YU-WAAFII NI'AMAHUU WA YUKAAFI'U MAZIIDAH. YAA RABBANAA LAKALHAMDU WA LAKASY SYUKRU KA-MAA YAMBAGHIILIJALAALIWAJHIKA WA 'AZHIIMISUL-THAANIK.
Artinya :
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu

ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠﻰ ﺁﻝِ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ . ﺻَﻼَﺓً ﺗُﻨْﺠِﻴْﻨَﺎﺑِﻬَﺎ ﻣِﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﺍْﻻَﻫْﻮَﺍﻝِ ﻭَﺍْﻵﻓَﺎﺕِ . ﻭَﺗَﻘْﻀِﻰْ ﻟَﻨَﺎﺑِﻬَﺎ ﺟَﻤِﻴْﻊَ ﺍﻟْﺤَﺎﺟَﺎﺕِ . ﻭَﺗُﻄَﻬِّﺮُﻧَﺎ ﺑِﻬَﺎ ﻣِﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﺍﻟﺴَّﻴِّﺌَﺎﺕِ . ﻭَﺗَﺮْﻓَﻌُﻨَﺎﺑِﻬَﺎ ﻋِﻨْﺪَﻙَ ﺍَﻋْﻠَﻰ ﺍﻟﺪَّﺭَﺟَﺎﺕِ . ﻭَﺗُﺒَﻠِّﻐُﻨَﺎ ﺑِﻬَﺎ ﺍَﻗْﺼَﻰ ﺍﻟْﻐَﻴَﺎﺕِ ﻣِﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮَﺍﺕِ ﻓِﻰ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﻭَﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟْﻤَﻤَﺎﺕِ ﺍِﻧَّﻪُ ﺳَﻤِﻴْﻊٌ ﻗَﺮِﻳْﺐٌ ﻣُﺠِﻴْﺐُ ﺍﻟﺪَّﻋَﻮَﺍﺕِ ﻭَﻳَﺎﻗَﺎﺿِﻰَ ﺍﻟْﺤَﺎﺟَﺎﺕِ .

ALLAAHUMMA SHALLIWASALLIM 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. SHALA ATAN TUN AJIHNAA BÍHAA MINJAMII'IL AHWAALI WAL AAFAAT. WA TAQDHII LANAA BIHAA JAMII'AL HAAJAAT. WA TUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII'IS SAYYI'AAT. W ATARFA ' UN A A BIHAA 'INDAKA ' A'LADDARAJAAT. WA TUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHAL GHAAYAATI MIN JAMII'IL KHAIRAATIFIL HAYAATIWA BA'DAL MAMAAT. INNAHU SAMII'UN QARIIBUM MUJIIBUD DA'AWAAT WAYAA QAADHIYAL HAAJAAT

ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺍِﻧَّﺎ ﻧَﻌُﻮْﺫُﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻌَﺠْﺰِ ﻭَﺍﻟْﻜَﺴَﻞِ ﻭَﺍﻟْﺒُﺨْﻞِ ﻭَﺍﻟْﻬَﺮَﻡِ ﻭَﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮِ

ALLAAHUMMA INNAA NA’UUDZU BIKA MINAL ‘AJZI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL HARAMI WA ‘ADZAABIL QABRI.
Artinya :
Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari sifat lemah, malas, kikir, pikun dan dari azab kubur

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻏﻔﺮﻟﻲ ﺫﻧﻮﺑﻲ ﻭﻟﻮﺍﻟﺪﻱ ﻭﺍﺭﺣﻤﻬﻤﺎ ﻛﻤﺎ ﺭﺑﻴﺎﻧﻲ ﺻﻐﻴﺮﺍ

Allaahummaghfirlii dzunuubi waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii soghiiroo.
Artinya:
Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, dan belas kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka berbelas kasih kepadaku di waktu aku kecil.

ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺍِﻧَّﺎ ﻧَﺴْﺌَﻠُﻚَ ﺳَﻼَﻣَﺔً ﻓِﻰ ﺍﻟﺪِّﻳْﻦِ ﻭَﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺍْﻵﺧِﺮَﺓِ ﻭَﻋَﺎﻓِﻴَﺔً ﻓِﻰ ﺍﻟْﺠَﺴَﺪِ ﻭَﺻِﺤَّﺔً ﻓِﻰ ﺍﻟْﺒَﺪَﻥِ ﻭَﺯِﻳَﺎﺩَﺓً ﻓِﻰ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺔً ﻓِﻰ ﺍﻟﺮِّﺯْﻕِ ﻭَﺗَﻮْﺑَﺔً ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔً ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﻭَﻣَﻐْﻔِﺮَﺓً ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ . ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﻫَﻮِّﻥْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﻓِﻰْ ﺳَﻜَﺮَﺍﺕِ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﻭَﺍﻟﻨَّﺠَﺎﺓَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻭَﺍﻟْﻌَﻔْﻮَ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟْﺤِﺴَﺎﺏِ

ALLAAHUMMA INNAA NAS’ALUKA SALAAMATAN FTDDIINI WADDUN-YAA WAL AAKHIRAH. WA ‘AAFIYA-TAN FIL JASADI WA SHIHHATAN FIL BADANI WA ZIYAADATAN FIL ‘ILMI WA BARAKATAN FIRRIZQI WA TAUB ATAN QABLAL MAUT WA RAHM ATAN ‘INDALMAUT WA MAGHFIRATAN BA’D AL MAUT. ALLAAHUMMA HAWWIN ‘ALAINAA FII SAKARAATIL MAUT WAN NAJAATA MINAN NAARI WAL ‘AFWA ‘INDAL HISAAB.
Artinya :
Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepadaMu, kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Wahai Allah! Permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (Berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab.

ﺭﺑﻨﺎ ﺁﺗﻨﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺣﺴﻨﺔ ﻭﻓﻲ ﺍﻷﺧﺮﺓ ﺣﺴﻨﺔ ﻭﻗﻨﺎ ﻋﺬﺍﺏ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

Robbanaa aatinaa fid_dun_yaa hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa adzaaban_naar.
Washollallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad. Walhamdulillaahi robbil ‘aalamiin.
Artinya:
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.

Itulah doa doa khusus yang di baca setelah selesai sholat seperti yang sudah saya sampaikan di atas sobat bisa menambah doa doa lainnya sesuai kebutuhan.

Catatan :
Susunan maupun bacaan bacaan doa, dzikir atau wirid  terkadang berbeda pendapat di kalangan ulama ataupun kalangan masyarakat, disini saya hanya menulis apa yang saya ketahui dan biasa saya amalkan dan berasal dari guru guru saya InsyaAllah dapat di pertanggung jawabkan.

Monday, May 28, 2018

Doa ketika mendengar Petir arab latin dan artinya

Berdoa ketika ada petir sangatlah di anjurkan bagi kaum muslimin namun sepertinya masih jarang yang mengamalkannya. Kebanyakan malah takut saja atau sembunyi tidak lekas membaca doa.

Bacaan doa ketika ada petir, kilat, gledek menggelegar


Lalu doa apa yang dibaca ketika petir atau guntur menggelegar?

Diriwayatkan dari Ikrimah bahwasanya Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma tatkala mendengar suara petir, beliau mengucapkan:

ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺳَﺒَّﺤَﺖْ ﻟَﻪُ

”Subhanalladzi sabbahat lahu”
Artinya:
Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya.


Kemudian beliau berkata: ”Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya.” (Disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 722. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Adapula doa yang dibaca oleh Abdullah bin Az Zubair yaitu:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

“Subhanalladzi yusabbihur ro’du bi hamdihi wal mala-ikatu min khiifatih”
Artinya:
Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya.

Dari doa di atas bisa dimpulkan bahwa para Malaikat bertasbih ketika suara petir menggeledek, mereka bertasbih semata mata karena takut kepada Allah SWT.

Maka dari itu kita selaku umat muslim harus mengamalkan doa ini ketika suara petir menggelegar.

Demikian ulasan doa yang dibaca ketika mendengar suara petir semoga kita senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

Wednesday, May 23, 2018

Doa ketika turun hujan arab latin dan artinya

Ketika turun hujan terkadang sebagian orang malah berkeluh kesah padahal menurut para ulama ketika turun hujan adalah saa'ah ijabah atau waktu di kabulkannya doa.

Doa setelah hujan reda

Jadi berbahagialah ketika hujun turun dan berdoalah !!!

Terdapat satu hadis yang di riwayatkan oleh Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

ﺛِﻨْﺘَﺎﻥِ ﻣَﺎ ﺗُﺮَﺩَّﺍﻥِ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀُ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻨِّﺪَﺍﺀِﻭَ ﺗَﺤْﺖَ ﺍﻟﻤَﻄَﺮِ

“ Dua do’a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan .” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078).

Lalu doa apa saja yang hendaknya di baca ?

Ketika hujan turun Rasulallah SAW membaca doa :

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻴِّﺒًﺎ ﻧَﺎﻓِﻌًﺎ

"ALLAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI'A"
Artinya: Ya Allah, (jadikan hujan ini) hujan yang membawa manfaat (kebaikan).

Doa di atas di riwayatkan oleh siti Aisyah RA:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢّ ﺣَﻮَﺍﻟَﻴْﻨَﺎ ﻭَﻟَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ , ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺂﻛَﺎﻡِ ﻭَﺍﻟْﺠِﺒَﺎﻝِ ﻭَﺍﻟﻈِّﺮَﺍﺏِ ﻭَﺑُﻄُﻮﻥِ ﺍﻟْﺄَﻭْﺩِﻳَﺔِ ﻭَﻣَﻨَﺎﺑِﺖِ ﺍﻟﺸَّﺠَﺮِ

" Sesugguhnya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam apabila melihat hujan beliau berdoa: ALLAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI'A (Ya Allah, -jadikan hujan ini- hujan yang membawa manfaat -kebaikan-. " (HR. Al-Buhari).

Doa ketika hujan lebat

Selain doa di atas ketika hujan turun semakin lebat dan di khawatirkan akan membawa bencana Rasulallah SAW membaca doa :

ﻣُﻄِﺮْﻧَﺎ ﺑِﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺘِﻪِ

Muthirna bifadllillaahi wa rohmatihi
Artinya:
"Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmatNya."

Demikian sobat ulasan tentang doa turun hujan semoga bersama hujan yang turun Allah memberikan rahmat kepada kita dan menjauhkan bahaya dari kita.